Connect with us

Senior

Modifikasi Program Latihan, Jadi Senjata Atasi Kejenuhan Pemain

“Kami memodifikasi latihan karena mengerti kalau memang latihan intensitas tinggi tapi kompetisi belum jelas itu akan membuat jenuh,” ungkap Widodo. 

Pemain Bhayangkara FC

JAKARTA – Modifikasi program latihan jadi senjata tim pelatih Bhayangkara FC di tengah ketidakpastian kelanjutan kompetisi Liga 1 2022/2023. Hal itu dilakukan untuk menghindari kejenuhan pemain dalam melahap porsi latihan rutin. 

Seperti diketahui, kompetisi Liga 1 dihentikan selepas terjadinya tragedi Kanjuruhan yang memakan lebih dari seratus korban jiwa. Tidak hanya Liga 1 yang dihentikan, akan tetapi juga berlaku untuk kompetisi Liga 2 dan Liga 3. 

Ditengah ketidakjelasan kelanjutan kompetisi, skuad The Guardian, julukan Bhayangkara FC, terus menjalani latihan intensif. Meski begitu untuk mengatasi jenuhnya pemain, modifikasi latihan pun diramu oleh tim pelatih Bhayangkara FC di bawah kendali Widodo C Putro. 

“Kami memodifikasi latihan karena mengerti kalau memang latihan intensitas tinggi tapi kompetisi belum jelas itu akan membuat jenuh,” ungkap Widodo. 

“Ada waktunya materi latihan dinaikan. Karena kalau tidak dinaikan atau terlalu rendah, nanti kalau kompetisi pas jalan mengangkatnya kembali akan sulit,” lanjut pelatih kelahiran Cilacap, Jawa Tengah, tersebut. 

Lebih lanjut, Widodo juga berharap kompetisi Liga 1 yang terhenti sejak 2 Oktober lalu, bisa kembali digulirkan. Sebagai mantan pemain, Widodo mengaku paham betul kesulitan dari para pemainnya. (*)  

Share Medsos

More in Senior